Halo Rek! kali ini Ruang Teknikakan memodifikasi jam dinding menggunakan baterai isi ulang 3,7 Volt. Ok tanpa panjang lebar silahkan dibaca dan cek skema rangkaiannya dibawah ini.
Bahan:
LED Hijau 2 - 2.2 Volt
Baterai 3.7 Volt
Jam dinding
Cara kerja rangkaian:
Semua komponen dirangkai seri sehingga total beban LED + Jam dinding sekitar 3.5 - 3.7 Volt sama dengan tegangan baterai sehingga memungkinkan jam dinding dapat bergerak dan tidak overload tegangannya.
Kegunaan:
Eksperimen untuk hobi saja, secara penggunaan tidak direkomendasikan karena lebih boros penggunaannya
Tapi tidak menutup kemungkinan bisa awet hingga 1-3 bulan jika kapasitas Ah baterai cukup tinggi
Halo Rek! kali ini Ruang Teknikakan memodifikasi mainan kompor anak dengan musik. Ok tanpa panjang lebar silahkan dibaca dan cek skema rangkaiannya dibawah ini.
Bahan:
Resistor 100 Ohm (2 pcs)
Push Button
TP4056
Baterai 3.7 Volt
Led merah (2 pcs)
Limit switch
Modul musik bekas dari mainan HP
Cara kerja rangkaian:
Push button untuk menyalakan musik
Limit switch untuk menyalakan LED
TP4056 untuk mencharger baterai 3.7 Volt
Kegunaan:
Membuat bahagia anak agar mainan kompor bisa menyala dan ada musiknya :)
PERINGATAN! Aktivitas Berbahaya Disclaimer: Kewaspadaan dan Tanggung Jawab Pribadi
Video/Artikel ini disajikan untuk tujuan edukatif semata. Praktik-praktik elektronik yang ditampilkan mungkin melibatkan komponen listrik yang berpotensi berbahaya. Perlu diingat bahwa aktivitas semacam ini dapat membawa risiko serius, termasuk cedera fisik, kebakaran, atau bahkan kematian.
Penonton/pembaca diingatkan untuk tidak mencoba mereplikasi atau mengikuti praktik yang ditunjukkan dalam video/artikel ini tanpa pengawasan dan bimbingan ahli yang memadai dalam bidang elektronik/listrik. Setiap tindakan yang diambil atas dasar informasi dalam video/artikel ini adalah tanggung jawab pribadi penonton, dan pembuat video/artikel tidak bertanggung jawab atas kerugian atau cedera yang mungkin timbul sebagai hasil dari tindakan tersebut.
Dengan menonton/membaca video/artikel ini, Anda menyetujui bahwa Anda memahami risiko yang terlibat dan bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan Anda sendiri.
Halo Rek! kali ini Ruang Teknikakan mencoba membuat power supply tanpa trafo dengan melihat jalur PCB dari mesin raket nyamuk. Ok tanpa panjang lebar silahkan dibaca dan cek skema rangkaiannya dibawah ini.
Bahan:
Mesin raket nyamuk bekas
Resistor 1 Kilo Ohm (2 pcs)
Resistor 300 Kilo Ohm
Kapasitor AC: 400V 684J
Dioda 1N4007 (4 pcs)
LED Merah
Cara kerja rangkaian:
Transformerless power supplies adalah sirkuit daya yang tidak menggunakan transformator. Yaitu dengan mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC tanpa komponen tambahan yang berat dan mahal seperti transformator. Metode umum meliputi penggunaan kapasitor atau resistor sebagai pembagi tegangan.
Dalam rangkaian transformerless melibatkan penggunaan kapasitor sebagai elemen pembagi tegangan. Ketika kapasitor dilewatkan oleh arus AC, ia mulai mengisi muatan listrik. Pada setiap siklus tegangan AC, kapasitor akan mengisi muatan dan kemudian melepaskan muatan tersebut. Namun, karena kapasitor bereaksi terhadap perubahan tegangan dengan lambat (kapasitif), aliran arus yang dapat melewatinya terbatas. Oleh karena itu, kapasitor bertindak sebagai penghalang bagi arus listrik yang lebih besar.
Power supply ini cocok untuk aplikasi dengan daya kecil hingga menengah seperti lampu LED dan pengisi daya ponsel, tetapi perlu digunakan dengan hati-hati karena risiko kejutan listrik yang tinggi.
Kegunaan:
Beberapa kegunaan sirkuit transformerless termasuk ukurannya yang kecil dan ringan, biaya produksi yang rendah, dan kemampuan untuk digunakan dalam aplikasi portabel seperti pengisi daya ponsel dan lampu LED. Meskipun sederhana dalam desainnya, perlu diperhatikan faktor keamanan seperti isolasi yang memadai dan perlindungan terhadap kejutan listrik.
Halo Rek! kali ini Ruang Teknik akan mencoba menggabungkan modul IR receiver (TSOP1838) dengan modul counter (IC 4017). Ok tanpa panjang lebar silahkan dibaca dan cek skema rangkaiannya dibawah ini.
Bahan:
Modul IR receiver (TSOP1838)
Modul counter (IC 4017)
Resistor 220 ohm
LED
Power supply 5 volt
Remote TV
Cara kerja modul:
Modul ini membutuhkan power supply 5 volt
Bisa menggunakan berbagai jenis remote TV (rata-rata bisa)
Jika modul IR receiver (TSOP1838) menerima sinyal infrared dari remote TV maka output akan mengeluarkan tegangan 5 volt, kemudian output tersebut masuk ke jalur input modul counter (IC 4017) sehingga LED akan menyala. Kondisi ini tetap bertahan hingga kita menekan tombol remote TV sekali lagi sehingga LED padam, begitu seterusnya.
Kegunaan:
Untuk rangkaian remote jarak jauh dengan sistem sinyal I/O, bisa menghasilkan remote jarak jauh yg bisa diaplikasikan pada bermacam alat elektronik.
Jika dipasang pada kipas angin maka kita bisa menyalakan dan mematikan dengan remote TV hanya menggunakan 1 tombol yang sama (menggunakan tombol dari remote TV)
Halo Rek! kali ini Ruang Teknik akan membagikan skema untuk membuat modul infrared IR Receiver menggunakan TSOP1838 . Ok tanpa panjang lebar silahkan dibaca dan cek skema rangkaiannya dibawah ini.
Bahan:
TSOP1838
Papan PCB berlubang
Resistor 1 K
Resistor 220
Terminal blok 2 pin (2 pcs)
Elko 100 uF
LED
Trannsitor PNP BC558
Cara kerja modul:
Modul ini membutuhkan power supply 5 volt
LED hanya sebagai indikator power supply
Jika TSOP1838 menerima sinyal infrared maka output akan mengeluarkan tegangan 5 volt, sinyal infrared yang dimaksudkan adalah dari remote TV atau sejenisnya atau bisa juga menggunakan LED infrared transmitter.
Kegunaan:
Untuk rangkaian remote jarak jauh dengan sistem sinyal I/O, contoh menggunakan remote TV dikombinasi dengan Modul Counter jadi output dari modul Infrared ini masuk ke terminal input pada Modul Countermaka akan bisa menghasilkan remote jarak jauh yg bisa diaplikasikan pada bermacam alat elektronik.
Jika dipasang pada kipas angin maka kita bisa menyalakan dan mematikan dengan remote TV hanya menggunakan 1 tombol yang sama (menggunakan tombol dari remote TV)
Bisa juga dikombinasi mengunakan transistor sebagai saklar sementara